Aku bermimpi dan aku pun berharap
“Yaa Allah ketika aku mati, ijinkan aku tetap Kau jaga”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah, ijinkan kami yang telah saling mencintai karena-Mu untuk dapat berkumpul kelak di jannah milik-Mu”
Aku bermimpi dan aku pun berharap
“Yaa Allah aku jatuh cinta, dan aku mencintainya karena-Mu dan aku berharap Engkau meridhoinya”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah pemegang seluruh hidupku, jagalah ia yang telah menjagaku dan menghargai kehormatanku karena ia takut pada-Mu”
Aku bermimpi dan aku pun berharap
“Yaa Allah, aku ingin bertemu dengan lelakiku dan almarhum kekasihku yang telah Kau jemput”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah jadikanlah aku anak “manis” bagi ibu dan ayahku, dan kelak aku mampu menjadi istri baik hingga aku dapat menjadi ibu yang baik pula bagi anak-anakku”
Yaa Allah, Rabb-ku, kekasihku, Sesungguhnya ada begitu banyak doaku pada-Mu, hanya saja aku ini malu dan merasa tak pantas jika hanya keluh dan permintaan manjaku yang kudahulukan pada-Mu, sedangkan aku bahkan sering kali melupakan, mengabaikan “perasaan-Mu” .
Yaa Allah, entah kenapa bukan maksud hatiku untuk meminta-Mu menjemputku, tapi terkadang rinduku pada-Mu tak terperi. Inginku melihat-Mu, namun terkadangpun aku yang hina ini malu Yaa Rabb atas segala dosaku
Yaa Allah, terimakasih telah menjagaku. Terimakasih telah menjadikanku mampu bertahan, terimakasih atas benteng hati yang sungguh begitu indah
Aku mencintai-Mu, tak perlulah aku menuliskannya pada pohon, batu, tanah, atau apapun. Cukup bagiku Engkau selalu mengetahui isi hatiku dan di sanalah aku akan bahagia menyadari bahwa Kau mengerti seberapa dalam cintaku ini. ^_^
“Yaa Allah ketika aku mati, ijinkan aku tetap Kau jaga”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah, ijinkan kami yang telah saling mencintai karena-Mu untuk dapat berkumpul kelak di jannah milik-Mu”
Aku bermimpi dan aku pun berharap
“Yaa Allah aku jatuh cinta, dan aku mencintainya karena-Mu dan aku berharap Engkau meridhoinya”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah pemegang seluruh hidupku, jagalah ia yang telah menjagaku dan menghargai kehormatanku karena ia takut pada-Mu”
Aku bermimpi dan aku pun berharap
“Yaa Allah, aku ingin bertemu dengan lelakiku dan almarhum kekasihku yang telah Kau jemput”
Aku berdoa dan aku pun meminta
“Yaa Allah jadikanlah aku anak “manis” bagi ibu dan ayahku, dan kelak aku mampu menjadi istri baik hingga aku dapat menjadi ibu yang baik pula bagi anak-anakku”
Yaa Allah, Rabb-ku, kekasihku, Sesungguhnya ada begitu banyak doaku pada-Mu, hanya saja aku ini malu dan merasa tak pantas jika hanya keluh dan permintaan manjaku yang kudahulukan pada-Mu, sedangkan aku bahkan sering kali melupakan, mengabaikan “perasaan-Mu” .
Yaa Allah, entah kenapa bukan maksud hatiku untuk meminta-Mu menjemputku, tapi terkadang rinduku pada-Mu tak terperi. Inginku melihat-Mu, namun terkadangpun aku yang hina ini malu Yaa Rabb atas segala dosaku
Yaa Allah, terimakasih telah menjagaku. Terimakasih telah menjadikanku mampu bertahan, terimakasih atas benteng hati yang sungguh begitu indah
Aku mencintai-Mu, tak perlulah aku menuliskannya pada pohon, batu, tanah, atau apapun. Cukup bagiku Engkau selalu mengetahui isi hatiku dan di sanalah aku akan bahagia menyadari bahwa Kau mengerti seberapa dalam cintaku ini. ^_^